Tausiyah: Indahnya Infaq di Jalan Allah
🕌 Tausiyah: Indahnya Infaq di Jalan Allah
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberi kita rezeki, kesehatan, dan kesempatan untuk beribadah. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
1. Makna Infaq
Infaq adalah mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki di jalan Allah, baik untuk membantu fakir miskin, membangun masjid, mendukung dakwah, maupun amal kebaikan lainnya. Berbeda dengan zakat yang memiliki ketentuan nisab dan haul, infaq tidak dibatasi jumlah dan waktunya—boleh sedikit atau banyak, sesuai kemampuan.
2. Perintah Allah tentang Infaq
Allah berfirman:
“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.”
(QS. Al-Baqarah: 261)
Ayat ini mengajarkan bahwa infaq yang kita keluarkan tidak akan membuat kita miskin, justru Allah akan melipatgandakan balasannya.
3. Manfaat Infaq
- Membersihkan harta dan hati dari sifat kikir.
- Membantu saudara kita yang kesulitan.
- Menjadi tabungan amal yang pahalanya terus mengalir walau kita telah tiada.
- Menolak bala dan mendatangkan keberkahan rezeki.
4. Contoh Infaq di Kehidupan Sehari-hari
Tidak harus selalu dalam jumlah besar, infaq bisa berupa:
- Menyumbang pembangunan masjid walau hanya satu batu bata.
- Membantu biaya sekolah anak yatim.
- Membelikan makanan untuk tetangga yang sedang kesusahan.
5. Penutup
Mari kita amalkan firman Allah:
“Dan belanjakanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-Baqarah: 195)
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang ringan tangan dalam berinfaq, ikhlas karena-Nya, dan diberi keberkahan dalam setiap rezeki.
